Bidadari Penghuni Surga

Ketika yang terkenang dalam langkahku pagi ini adalah senyummu. Dengan anggun, ridhomu menyertai setiap nafasku. Ada tangis yang terselip dari setiap amarah beradu pada kekecewaan yang sebisa mungkin kau sembunyikan. Aku meringkuk takut pada malam tanpa pelita. Lalu genggam hangatmu merangkul bahuku dalam cinta. Yang kupersembahkan sedikit suka cita dan banyak menjebakmu dalam luka. Belum […]